Tata Tertib & Peraturan Pertandingan

Selamat datang di iMasyour League. Aturan ini menjaga lapangan tetap aman, tertib, dan sportif untuk pemain, pelatih, dan penonton.

Terakhir diperbarui: 25 September 2026

Pengantar.

iMasyour League adalah pusat komunitas basket tempat sportivitas, kebersamaan, dan kompetisi sehat menyatukan pemain dari berbagai latar belakang. Aturan ini dibuat agar setiap sesi latihan dan pertandingan berjalan kondusif, tertib, dan mendukung semua yang terlibat.

Lapangan bukan sekadar tempat berolahraga, melainkan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan mengekspresikan diri. Dengan mematuhi aturan ini, setiap sesi menjadi pengalaman bermakna yang memperkaya seluruh peserta.

Tata tertib.

  1. Waktu kedatangan. Semua pemain wajib tiba minimal 30 menit sebelum pertandingan dimulai untuk pemanasan dan briefing tim.
  2. Pakaian dan perlengkapan. Pemain wajib mengenakan jersey atau seragam yang ditentukan. Sepatu basket harus memenuhi standar keamanan dan tidak merusak lantai lapangan.
  3. Kebersihan dan ketertiban. Setiap pemain bertanggung jawab menjaga kebersihan area lapangan; sampah dibuang pada tempatnya. Makan atau minum di area lapangan tidak diperbolehkan, kecuali air minum di area bench.
  4. Kedisiplinan. Semua peserta wajib menjaga sportivitas di dalam maupun di luar lapangan. Bahasa yang sopan dan rasa hormat kepada pemain, ofisial, dan penonton adalah keharusan. Pemain yang terlibat perkelahian fisik atau verbal dikenai sanksi larangan bermain pada pertandingan berikutnya.
  5. Pelanggaran dan sanksi. Pemain yang tidak mematuhi tata tertib dapat dikenai sanksi mulai dari peringatan, penalti, hingga dikeluarkan dari pertandingan. Semua keputusan wasit bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
  6. Keamanan. Semua pemain dan penonton wajib menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Cedera, ringan maupun berat, wajib segera dilaporkan kepada panitia atau petugas di lapangan.
  7. Ketentuan lain. Menggunakan media sosial untuk mencemarkan nama pemain, ofisial, atau panitia dikenai sanksi tegas. Setiap tim hanya diperbolehkan maksimal 1 timeout per pertandingan.
  8. Penggunaan fasilitas. Fasilitas umum seperti toilet, ruang ganti, dan area sekitar lapangan wajib dijaga kebersihan dan ketertibannya. Gunakan secara tertib dan bergantian.
  9. Regulasi penonton. Penonton diperbolehkan menyaksikan pertandingan dengan tertib dan tidak mengganggu jalannya pertandingan. Tindakan yang memprovokasi pemain di lapangan atau wasit tidak diperbolehkan.
  10. Kebijakan foto dan video. Foto dan video boleh diambil penonton atau pemain selama tidak mengganggu pertandingan. Saat dibagikan ke media sosial, junjung etika: jangan membagikan konten yang menyinggung pemain, ofisial, atau organisasi.
  11. Susunan roster. Roster dibentuk panitia paling lambat 2 hari sebelum pertandingan, disusun berdasarkan warna tim (Putih, Hitam, Merah, Biru, Hijau) menjadi 5 tim. Komposisi disesuaikan berdasarkan level permainan, tinggi badan, atau posisi agar pertandingan seimbang. Tim yang sudah terbentuk dapat ditukar (trade) bila dianggap perlu oleh panitia/ofisial, maksimal 5 jam sebelum pertandingan dimulai.
  12. Larangan benda berbahaya. Semua pemain dan penonton dilarang membawa benda berbahaya seperti senjata tajam atau benda lain yang dapat membahayakan keselamatan. Pemeriksaan keamanan dilakukan petugas sebelum memasuki arena.

Peraturan pertandingan berbasis FIBA.

  1. Durasi pertandingan. Satu pertandingan terdiri dari 4 kuarter, masing-masing 7 menit. Jika skor imbang di akhir waktu normal, diberlakukan overtime/sudden death selama 2 menit: hanya butuh 1 kali mencetak skor untuk menang (1 Score = Win).
  2. Jumlah pemain. Setiap tim terdiri dari 5 pemain di lapangan, tanpa pemain cadangan. Pergantian hanya diperbolehkan bila ada cedera dan dilakukan saat permainan dihentikan wasit.
  3. Pergantian pemain. Pemain diganti dengan pemain dari tim lain (yang bersedia menjadi sukarelawan) untuk mengisi kekosongan tim, bila ada pemain cedera atau menerima 2 technical/unsportsmanlike foul hingga akhir pertandingan.
  4. Memulai dan mengakhiri pertandingan. Pertandingan dimulai dengan jump ball di lingkaran tengah antara dua pemain dari masing-masing tim. Pertandingan berakhir ketika waktu habis di detik terakhir atau saat overtime selesai.
  5. Sistem skor. Tembakan dari dalam garis 3 poin bernilai 1 poin (inside score); tembakan dari luar garis 3 poin bernilai 2 poin (outside score).
  6. Shot clock. Tim penyerang memiliki 24 detik untuk melakukan tembakan yang sah. Jika tidak ada tembakan sah dalam 24 detik, bola diberikan ke tim lawan. Aturan ini berlaku hanya bila arena memiliki shot clock timer di backboard dan papan skor digital di tengah arena.
  7. Peluit wasit dan penghentian permainan. Permainan dihentikan ketika wasit meniup peluit untuk foul, violation, atau permintaan timeout. Setelah peluit, permainan dilanjutkan lewat throw-in atau free throw.
  8. Timeout. Setiap tim mendapat 1 timeout per pertandingan (gunakan semaksimal mungkin). Satu timeout diperbolehkan selama setiap overtime. Timeout yang diminta saat waktu tersisa kurang dari 1 menit memberikan hak inbound pass dari sideline di area lawan. Timeout hanya boleh diminta pemain dari tim yang sedang menguasai bola.
  9. Foul. Jenis foul secara umum:
    • Personal foul: pelanggaran individu seperti menarik, mendorong, menyikut, atau menyentuh lawan secara ilegal.
    • Team foul: akumulasi foul seluruh tim dalam satu pertandingan.
    • Technical foul: pelanggaran akibat perilaku tidak sportif seperti membantah wasit, mengganggu permainan, atau pelanggaran tata krama lainnya.
    • Unsportsmanlike foul: pelanggaran dengan niat mencederai atau tanpa upaya sah memainkan bola.

    Contoh ketentuan foul per hari & venue (dokumentasi acuan — ketentuan foul dapat berbeda per sesi, konfirmasikan kepada penyelenggara sebelum bermain):

    • Selasa — Gelanggang Remaja Duren Sawit: maksimal 3 foul dalam satu possession → free throw diberikan pada foul ke-3. Setelah possession berpindah, hitungan foul direset.
    • Kamis — GOR Cakung Barat: maksimal 2 foul dalam satu possession → free throw diberikan pada foul ke-2. Setelah possession berpindah, hitungan foul direset.
    • Minggu — GOR Kramat Jati (Women Games): foul mengikuti sistem papan skor. Setelah 5 team foul, lawan mendapat free throw, dan hitungan foul terus berakumulasi hingga akhir pertandingan (tidak direset).
  10. Aturan 3 detik. Pemain penyerang tidak diperbolehkan berada di area key (paint area) lebih dari 3 detik saat timnya menyerang.
  11. Backcourt violation. Setelah bola melewati garis tengah ke area pertahanan lawan, bola tidak boleh dikembalikan ke area pertahanan sendiri (backcourt).
  12. Traveling dan double dribble. Traveling: pemain membawa bola tanpa dribble atau melangkah lebih dari dua langkah. Double dribble: pemain mulai mendribble lagi setelah sebelumnya berhenti mendribble.
  13. Situasi jump ball. Jump ball berlaku ketika dua pemain dari tim berbeda sama-sama memegang bola atau terjadi perebutan bola.
  14. Aturan alternate possession. Setelah jump ball awal, possession berikutnya ditentukan dengan prinsip “arrow possession”: bola diberikan bergantian ke tim sesuai arah panah possession di papan skor.
  15. Waktu istirahat antar pertandingan. Pemain wajib siap bila timnya dijadwalkan bertanding berikutnya. Pemain yang akan bermain wajib kembali ke lapangan ketika peluit tanda berakhirnya pertandingan berbunyi. Pemanggilan pemain dilakukan 3 kali; bila tidak ada respons, dilakukan pergantian dengan tim lain.
  16. Pelaporan cedera. Cedera apa pun yang terjadi di lapangan wajib dilaporkan kepada wasit dan ofisial. Pemain yang cedera dapat diganti pemain sukarelawan dari tim lain, atau pertandingan dihentikan bila tidak ada pengganti.
  17. Penentuan skor akhir (bila imbang dan sudden death tidak menghasilkan pemenang). Bila overtime (sudden death) tetap imbang, pemenang ditentukan berdasarkan total team foul terendah. Bila jumlah team foul sama, dilakukan adu free throw (3 free throw per tim).
  18. Video review timeout (bila diperlukan). Dalam situasi tertentu, ofisial dapat meminta waktu review untuk meninjau ulang pelanggaran atau skor yang dipersengketakan, selama fasilitas video review tersedia. Keputusan setelah video review bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
  19. Aturan intervensi penonton. Bila penonton terlibat gangguan seperti berteriak atau mengintimidasi pemain atau wasit, wasit berhak menghentikan sementara pertandingan hingga situasi terkendali. Panitia berhak mengeluarkan penonton yang dinilai mengganggu pertandingan.
  20. Aturan force majeure. Dalam keadaan darurat atau force majeure (misalnya mati listrik, kerusuhan, atau bencana), pertandingan dihentikan sementara hingga situasi aman. Bila kondisi tidak memungkinkan dilanjutkan, pertandingan dijadwalkan ulang oleh panitia.
  21. Permintaan klarifikasi keputusan wasit. Bila keputusan wasit dipertanyakan, hanya kapten tim yang berhak meminta klarifikasi kepada wasit dengan cara yang tenang. Pertanyaan kepada wasit wajib disampaikan dengan bahasa yang sopan, dan keputusan setelah klarifikasi tetap bersifat final.

Penutup.

Dengan tata tertib dan peraturan pertandingan ini, kami berharap kegiatan di iMasyour League berjalan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Dengan mematuhi aturan ini, kita menciptakan lingkungan positif yang mendukung perkembangan atletik dan memperkuat rasa persaudaraan dalam komunitas basket.

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Mari bersama menjunjung nilai-nilai iMasyour League dan menikmati setiap momen di lapangan!

Pertanyaan tentang halaman ini?

Hubungi kami melalui salah satu kanal resmi berikut.